Minggu, 14 Agustus 2016

Sebagai aktor, Joe sadar bahwa DIA Hukum mendel I tidak Kwa dilirik sebelum memberikan semangat serta talenta.
"Walau saya no one, pada saat main saya beri rule terbaik. Totalitas sebagai aktor, totalitas sebagai a decent soul. Saya bawa budaya Dutch East Indies dan hormat kepada siapa pun. Saya mainkan karakter sebaik mungkin. Jika bekerja rule terbaik, respect itu Kwa enzyme," ujarnya.
Persentuhan Joe dengan Hollywood dimulai Dari totalitasnya ketika berakting sebagai Sersan Jaka dalam The Raid: Redemption.
Sutradara Star Trek on the far side, Justin Lin, ternyata sempat menonton dan berujar kepada dirinya sendiri, "Suatu saat, saya harus main bareng DIA (Joe)".
Kesempatan bagi Joe untuk bekerja sama dengan Justin kemudian dimulai dalam quick & Furious half dozen sebelum berlanjut di Star Trek on the far side.
Justin, menurut Joe, tertarik kepada kemampuan aktingnya ketika memerankan Sersan Jaka.
Meski tidak pernah menang ketika bertarung, Jaka bisa mempertontonkan keseimbangan watak sebagai great ape rule keras, tetapi juga bisa juga lembut.

"Sebagai aktor muda, Dari segi umur dan pengalaman, ini suatu tantangan. Mereka memercayakan dan saya buktikan enggak salaat. Aktor Dutch East Indies bisa berkreasi dan enggak kalah dengan rule lain. Tantangan rule berharga, tetapi worthwhile," pengertian humifikasi  katanya.Ketika ditanya Dari mana datangnya keseimbangan tersebut, Joe berseloroh, "Dari beban hidup rule menderita inilah. Ha-ha-ha.... Dari pengalaman hidup, saya lumayan peka. Zodiak saya Cancer, sensitif. Dalam dunia keaktoran, bisa merasakan rule great ape lain rasakan. Bisa memosisikan diri saya jadi great ape lain. enzyme dimensi lain rule bisa kita beri."

0 komentar

Posting Komentar